.:: SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI MAN INSAN CENDEKIA OKI ::.

 

zi2

Kayuagung, Humas—MAN Insan Cendekia OKI ditetapkan sebagai salah satu madrasah pilot project pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2022. Pada penilaian tahap I, MAN IC OKI lolos dan menjadi satu-satunya Satuan Kerja (Satker) madrasah di bawah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan yang maju pada penilaian tahap berikutnya.

Dari hasil tersebut, Tim Pembangunan ZI MAN IC OKI ikut serta dalam kegiatan pendampingan tindak lanjut Penilaian Pendahuluan Calon Pilot Project WBK 2022 yang diselenggarakan oleh Bidang Ortala, Kemenag RI secara virtual (9/3).

Ketua Tim ZI MAN IC OKI, Yan Safari, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut sekaligus awal kerja baru untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Hal-hal yang menjadi catatan dari tim penilai, kita perlu evaluasi dan revisi.”, Jelas Yan Safari.

Yan Safari kemudian mengajak semua koordinator tim ZI untuk mengikuti kegiatan Tindak Lanjut Penilaian Pendahuluan Calon Pilot Project WBK 2022 secara virtual terintegrasi di ruang meetin madrasah.

Secara umum, Kepala Biro Ortala, Ahmad Luthfi  dalam sambutan dan materinya, menyampaikan tentang evaluasi penilaian dan update 3 (tiga) paket Peraturan Menterl Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Tiga peraturan trsebut, yaitu:

1. Nomor 88 Tahun 2021 tentang Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

2. Nomor 89 Tahun 2021 tentang Penjenjangan Kinerja Instansi Pemerintah; dan

3. Nomor 90 Tahun 2021 tentang Pembangunan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Instansi Pemerintah.

Kepala MAN Insan Cedekia OKI, H. Kiagus Faisal kemudian mengajak tim yang mengikuti tindak lanjut tersebut untuk segera melakukan responsi. Hal ini disampaikan Faisal dalam rapat lanjutan.

“Saya meminta PTK yang juga tim pembangunan ZI untuk segera meningkatkan layanan dan mengumpulkan evidennya. Hal ini penting, karena kita MAN IC OKI satu-satunya yang mewakili Sumsel.”, tegas Faisal.